2012-03-19

Tips Membeli Rumah dengan KPR

Tags

Memiliki rumah menjadi idaman setiap orang. Terutama untuk mereka yang sudah berkeluarga. Rumah menjadi kebutuhan pokok setelah terpenuhi kebutuhan makanan, pakaian dan kendaraan. Walau mungkin bagi sebagian orang, urutannya menjadi terbalik atau ada komponen lain yang juga perlu diperhitungkan.

Memiliki rumah saat ini, menjadi perkara yang agak rumit. Dengan harganya yang tidak pernah turun, sebagaimana sifat property pada umumnya, maka membeli rumah akan selalu menjadi cerita tersendiri dalam pengaturan keuangan sebuah keluarga.

Tidak masalah bila anda termasuk keluarga menengah dengan penghasilan yang mampu untuk membeli rumah sederhana. Namun bagaimana jika penghasilan dan tabungan Anda tidak mencukupi untuk membeli rumah? Tentu saja, yang menjadi salah satu solusinya adalah mengambil KPR. Caranya?

Mungkin beberapa tips di bawah ini bisa menjadi referensi anda dalam menentukan sikap sebelum membeli rumah melalui KPR.

• Tentukan harga maksimum sesuai kemampuan. Ini untuk menyesuaikan pengeluaran per bulannya dengan jumlah penghasilan Anda. Sehingga cicilan yang harus dibayarkan untuk KPR telah diprediksi sejak awal.

• Pilih rumah sesuai keinginan Anda. Ini juga menjadi keunikan sendiri untuk Anda. Di saat keinginan untuk mendapatkan rumah yang sehat lagi layak, anda juga harus menyesuaikan dengan kemampuan finansial tiap bulannya.

• Periksa keabsahan surat-surat rumah. Jangan terburu-buru dengan angan dan keinginan untuk segera memiliki rumah. Tetap kedepankan logika dan selalu hati-hati, terutama mengenai aspek legalitas dari rumah yang akan kita beli. Jadilah pembeli rumah yang cerdas.
• Siapkan uang muka yang dibutuhkan, sekitar 30% dari nilai rumah. Tiap penyedia layanan kredit membuat persyaratan tersendiri tentang KPR rumah. Namun nilai 30% cukup moderat untuk memberikan persiapan yang matang.

• Tentukan jangka waktu kredit dan besarnya cicilan yang sanggup Anda bayar dalam jangka panjang. Bila anda sudah menikah, bisa didiskusikan dengan pasangan Anda. Bagaimana kekuatan pembayaran, bagaimana kemungkinan keuangan per bulannya, dan sebagainya

• Cari informasi mengenai bank yang dapat memberikan KPR dengan suku bunga terendah. Ini termasuk marketing dari pihak Bank untuk menarik calon nasabah mereka agar mau menempatkan KPR di bank mereka.

• Siapkan berkas-berkas dokumen yang dibutuhkan (fotokopi KTP, slip gaji, laporan rekening tabungan bulanan, dan lain-lain). Lebih lengkap lebih baik, agar anda tidak usah bolak-balik.

• Setelah dirasa sudah lengkap, segera ajukan permohonan kredit. Sehingga anda pun dapat dengan segera mengetahui apabila pengajuan anda diterima atau ditolak, dengan disertai alasan-alasannya.

Selamat mencoba, semoga anda segera dapat mewujudkan rumah idaman anda!

Makasih ya udah mampir ke blog Pakde. Besok-besok dateng lagi..
Monggo diisi feedback komennya di bawah ini
EmoticonEmoticon